.

Selasa, 21 Maret 2017

Memahami Watak dan Prilaku Konsumen

@A33-Alamsyach
                                                ABSTARAK
Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang Teori Perilaku Konsumen Konsumen yang sangat mempengaruhi terhadap permintaan barang atau jasa.
Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya.
. LATAR BELAKANG

Setiap individu ataupun rumah tangga pasti mempunyai perkiraan tentang berapa pendapatanya dalam suatu periode tertentu, misalkan satu tahun. Dan mereka juga pasti mempunyai suatu gambaran tentang barang - barang atau jasa - jasa apa saja yang akan mereka beli. Tugas setiap rumah tangga adalah bagaimana mereka bisa memaksimalkan pendapatan mereka yang terbatas untuk mendapatkan dan memenuhi semua kebutuhan sehingga bisa mencapai kesejahteraan. Tapi ternyata hampir tidak satupun individu atau rumah tangga yang berhasil dalam tugasnya tersebut. Sampai pada tingkat tertentu, kegagalan tersebut disebabkan oleh adanya keterangan - keterangan yang tidak tepat dan ada juga alasan - alasan lain seperti pembelian - pembelian secara impulsif. Segala usaha yang dilakukan untuk mencapai kepuasan maksimum dengan pendapatan yang terbatas inilah yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap barang dan jasa di pasar. Untuk menganalisa pembentukan permintaan konsumen secara lebih akurat, maka akan digunakan beberapa asumsi yang akan menyederhanakan realitas ekonomi. Disini kita akan mempelajari tentang teori nilai guna ( utility ). Secara historis, teori nilai guna (utility) merupakan teori yang terlebih dahulu dikembangkan untuk menerangkan kelakuan individu dalam memilih barang-barang yang akan dibeli dan dikonsumsinya. Dapat dilihat bahwa analisis tersebut telah memberi gambaran yang cukup jelas tentang prinsip-prinsip pemaksimuman kepuasan yang dilakukan oleh orang-orang yang berfikir secara rasional dalam memilih berbagai barang keperluannya.

. PENJELASAN

1. Teori Prilaku Konsumen
Perilaku konsumen adalah perilaku yang konsumen tunjukkan dalam mencari,menukar, menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang mereka anggap untuk memuaskan kebutuhan mereka. Definisi lainnya adalah bagaimana konsumen mau mengeluarkan sumber dayanya yang terbatas, seperti : uang, waktu, tenaga untuk mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan demi kepuasan mereka.
Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya: pendapatan, selera konsumen, dan harga barang disaat kondisi yang lain tidak berubah (ceteris paribus). Perilaku konsumen ini didasarkan pada Teori Perilaku Konsumen yang menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya.



Macam - macam perilaku konsumen
      
    1. Perilaku rasional
        Perilaku rasional adalah perilaku konsumsi yang dilakukan berdasarkan akal sehat.


·         mengonsumsi produk sesuai yang dimiliki
·         mongonsumsi produk sesuai kualitasnya 
·         mengonsusi produk yang benar - benar yang dibutuhkan oleh konsumsi
·         mengonsumsi produk yang mampu meberikan kegunaan optimal, maksudny dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama
    2. Perilaku irasional
        Perilaku irasional adalah perilaku konsumsi yang dilakukan dangan tidak berdasarkan pada pertimbangan yang baik. perilaku irasional antara lain.


·         membeli karena tertarik pada merek 
·         membeli karena ikut - ikutan / demostretion effect
·         membeli karena adanya potongan produk 
·         membeli karena tertarik iklan produk
·         membeli karena ingin mempertahankan prestise
·         membeli karena adanya bonus pembelian    (rajinikutan, 2015)

jenis perilaku konsumen menjadi empat kelompok besar, yaitu:
a. Perilaku tanggapan rutin
       Ketika membeli barang-barang yang sering dibeli dan berharga murah serta sangat mudah ditemukan dan hanya memerlukan sedikit usaha pengambilan keputusan.
b. Pengambilan keputusan terbatas
Hal ini terjadi ketika mereka jarang membeli produk yang bersangkutan dan ketika mereka memerlukan informasi tentang sebuah merek yang tidak mereka kenal di dalam sebuah kelompok produk yang dikenal. (tulisanterkini, 2017)

DAFTAR PUSTAKA :


ciputrauceo. 2015. Perilaku Konsumen: Definisi dan Proses Mengenali Perilaku Konsumen
http://ciputrauceo.net/blog/2015/6/11/perilaku-konsumen ( Di akses 20 maret 2017)

jurnal 2011 .target pasar .http://www.enciety.co/cerdas-membidik-target-pasar-bagi-pelaku-usaha/ ( diakses pada 19/3/2017 )
http://lakha702.blogspot.co.id/2014/09/makalah-pendekatan-kosumen-secara.html ( diakses pada 20/3/2017 )
http://twiinly.blogspot.co.id/2013/10/v-behaviorurldefaultvmlo.html ( diakses pada 20/3/2017 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.