.

Senin, 17 April 2017

Bengkulu Mampu Mendongkrak Perekonomian Nasional

@B07-Rahmat

Oleh : Rahmat Nur Mahendra
Abstrak

Artikel ini ditulis dengan tujuan memberikan informasi tentang perekonomian suatu daerah yang tepatnya adalah provinsi Bengkulu. Bagi penulis provinsi ini memiliki potensi sebagai salah satu daerah yang mampu menyokong dan membantu meningkatkan perekonomian nasional dengan segala yang dimiliki oleh provinsi Bengkulu.

Kata Kunci : Perkembangan,Pertumbuhan,Ekonomi,Bengkulu.

A. PENDAHULUAN

Perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan I-2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 13,33 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp.9,791 triliun. Ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan I-2016 bila dibandingkan triwulan I-2015 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,99% melambat bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,29%. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,62%. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 6,79%. Ekonomi Provinsi Bengkulu Triwulan I-2016 tumbuh 0,33 persen melambat dibanding triwulan IV-2015 sebesar 1,81% (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Pengadaan listrik dan gas sebesar 8,17%. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 1,05%. Struktur ekonomi Provinsi Bengkulu berdasarkan harga berlaku pada triwulan I-2016 masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian; perdagangan besar dan eceran; dan lapangan usaha administrasi pemerintahan. Peranan ketiga lapangan usaha ini juga tidak mengalami banyak perubahan dimana pertanian memiliki peranan sebesar 30,02%, perdagangan besar dan eceran memiliki peranan sebesar 13,66% dan administrasi pemerintahan memiliki peranan sebesar 9,67%, sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 66,25%. (BPS Bengkulu,2016)

B. PERMASALAHAN

1.      Bagaimana Keadaan Perekonomian yang ada di Provinsi Bengkulu?
2.      Apa Saja Sektor yang Dapat Dikembangkan Untuk Menjadi Keunggulan Provinsi Bengkulu?

C. PEMBAHASAN

·         Perekonomian Provinsi Bengkulu

Dari PDRB menurut lapangan usaha, pada triwulan I-2016 Ekonomi Provinsi Bengkulu tumbuh 4,99% bila dibandingkan triwulan I-2015 (y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha. Penyediaan akomodasi dan makan minum merupakan lapangan usaha yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 9,62%, diikuti jasa perusahaan sebesar 8,38%. Sementara lapangan usaha pengadaan air mengalami kontraksi sebesar 1,85%. Sumber utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan I-2016 adalah perdagangan besar dan eceran sebesar  1,00%, diikuti pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,62% dan administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 0,58%. Sementara yang terendah adalah pengadaan air sebesar -0,004%. Perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan I-2016 tumbuh 0,33%. Pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami kontraksi adalah pertambangan dan penggalian serta konstruksi. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah pengadaan listrik dan gas dengan 8,17% Struktur perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan I- 2016 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu: pertanian, kehutanan dan perikanan (30,02%); perdagangan besar dan eceran (13,66%) serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib (9,67%). Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan I 2016 sebesar 0,33% sangat dipengaruhi oleh lapangan usaha yang memiliki tingkat pertumbuhan dan peranan yang cukup besar, dalam hal ini lapangan usaha jasa keuangan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,15%, diikuti Perdagangan besar dan eceran sebesar 0,13%. (BPS Bengkulu,2016)

Sedangkan dari PDRB menurut pengeluaran, Pada triwulan I-2016 perekonomian Provinsi Bengkulu tumbuh 4,99%, melambat bila dibandingkan triwulan I-2015 (yon-y) yang sebesar 5,29%. Pertumbuhan terjadi hampir pada seluruh komponen PDRB menurut Pengeluaran. Komponen pengeluaran konsumsi pemerintah merupakan komponen yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 6,79%, diikuti pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 5,96%, pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,44%, PMTB sebesar 3,62%, impor barang dan jasa sebesar 2,63% dan ekspor barang dan jasa sebesar 1,07%. Penciptaan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan I-2016 (y-on-y) sebesar 4,99% dari sisi pengeluaran menunjukan hampir seluruh komponen memiliki sumber pertumbuhan positif. Sumber pertumbuhan tertinggi yaitu pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 3,43%, diikuti komponen impor barang dan jasa sebesar 1,62%, PMTB sebesar 1,52%, pengeluran konsumsi pemerintah sebesar 1,22%, ekspor barang dan jasa sebesar 0,37% dan pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 0,15% Perekonomian Bengkulu triwulan I-2016 tumbuh sebesar 0,33% mengalami perlambatan dibandingkan triwulan IV-2015 yang tumbuh sebesar 1,81%. Perlambatan terjadi pada seluruh komponen PDRB menurut pengeluaran. Pengeluaran konsumsi rumah tangga merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 1,05% sedangkan komponen lainnya mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif. Pengeluaran konsumsi pemerintah merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan terendah yaitu sebesar -15,75% diikuti oleh komponen impor barang dan jasa sebesar -10,63 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar -8.76%, Pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar -4,47% dan ekspor barang dan jasa sebesar -2,39%.

Struktur ekonomi Provinsi Bengkulu menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan I-2016 tidak menunjukan perubahan yang berarti apabila dibandingkan triwulan sebelumnya. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (66,25%), diikuti impor barang dan jasa (59,19%), PMTB (38,51%), ekspor barang dan jasa (31,02%), pengeluaran konsumsi pemerintah (18,71%), pengeluaran konsumsi LNPRT (2,4%) dan perubahan inventori (2,32%). Penciptaan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan I-2016 sebesar 0,33% menunjukan komponen pengeluaran konsumsi rumahtangga memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,66% sedangkan sumber pertumbuhan komponen lainnya negatif. (BPS Bengkulu,2016)

·         Sektor yang dapat dikembangkan di Provinsi Bengkulu

1.      Perkembangan Sektor Pertanian

Pada tahun laporan, sektor pertanian tumbuh sebesar 5,65% dibanding tahun sebelumnya. PDRB sektor ini meningkat dari Rp2.623.533 juta menjadi Rp2.771.878 juta di tahun 2007. Relatif meningkatnya pertumbuhan sektor ini dibanding tahun sebelumnya diduga karena kondisi cuaca yang cukup mendukung di tahun laporan serta adanya pertambahan luasan lahan. Menurut data sementara BPS Provinsi Bengkulu luasan panen padi baik sawah dan ladang meningkat 23% dari 100.991 hektar menjadi 123.830 hektar di tahun 2007. Peningkatan luasan lahan ini juga diikuti dengan perluasan lahan perkebunan terutama untuk kelapa sawit dan karet.

2.      Perkembangan Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran

Sektor ini dalam tahun laporan tumbuh relatif tinggi mencapai 6,94% dibanding tahun sebelumnya. Menurut data tahun sebelumnya, subsektor perdagangan besar dan eceran cukup mendominasi dengan porsi sekitar 94% dari nilai tambah di sektor ini kemudian diikuti subsektor restoran dan hotel.

3.      Perkembangan Sektor Jasa-Jasa

Sektor jasa-jasa di Provinsi Bengkulu pada tahun laporan menunjukkan perkembangan yang positif. Sektor ini tumbuh sebesar 6,30% dari Rp1.070.293 juta menjadi Rp1.137.675 juta. Menurut data tahun sebelumnya, secara subsektor, jasa pemerintahan tampak masih cukup dominan dibanding jasa swasta dengan proporsi hingga 71%. Jasa pemerintahan merupakan jasa-jasa yang berhubungan dengan administrasi kepemerintahan. (BI Bengkulu,2007)

D. KESIMPULAN

Dilihat dari pembahasan diatas,dapat kita ketahui bersama bahwa provinsi Bengkulu memiliki potensi sebagai daerah yang mampu menjadi pendongkrak ekonomi nasional. Maka perlu dukungan dan perhatian pemerintah agar kesejahteraan dan cita-cita masyarakat Bengkulu tercapai.

DAFTAR PUSTAKA :

·         Bengkulu,Bank Indonesia.2007.Perkembangan Perekonomian Daerah Bengkulu.http://www.bi.go.id/id/publikasi/kajian-ekonomi-regional/bengkulu/Documents/fb26be0bc7ef43e6888c72e7e0ac0781PerkembanganEkonomiKeuanganDaerahProvinsiBengkuluT.pdf (Diakses 13 April 2017)
·         Bengkulu,BPS.2016.Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bengkulu. http://bengkulu.bps.go.id/webbeta/website/brs_ind/brsInd-20160504120124.pdf (Diakses 14 April 2017)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.