.

Rabu, 14 Juni 2017

PERILAKU KONSUMEN

ABSTRAK

Perilaku konsumen merupakan suatu proses yang berkaitan erat dengan proses

pembelian, pada saat itu konsumen melakukan aktifitas-aktifitas seperti melakukan

pencarian, penelitian, dan pengevaluasian produk.
Perilaku konsumen merupakan hal-hal

yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.

PENDAHULUAN

Perilaku konsumen adalah perilaku yang konsumen tunjukkan dalam mencari,

menukar,menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang mereka anggap akan

memuaskankebutuhan mereka. Definisi lainnya adalah bagaimana konsumen mau

mengeluarkan sumberdananya yang terbatas seperti uang, waktu, tenaga untuk mendapatkan

barang atau jasa yangdiinginkan.Analisis tentang berbagai faktor yang berdampak pada

perilaku konsumen menjadi dasar dalampengembangan strategi pemasaran. Pemasaran wajib

memahami konsumen, seperti apa yangdibutuhkan, apa seleranya, dan bagaimana konsumen

mmengambil keputusan.

RUMUSAN MASALAH

Bagaimana definisi tentang Perilaku Konsumen menurut para ahli ?

PEMBAHASAN

DEFINISI PERILAKU KONSUMEN MENURUT PARA AHLI

Menurut Schiffman dan Kanuk (2008:6), Perilaku konsumen menggambarkan cara

individu mengambil keputusan untuk memanfaatkan sumber daya mereka yang

tersedia (waktu, uang, usaha) guna membeli barang-barang yang berhubungan dengan

konsumsi.



Menurut Mowen dan Minor (2002:6), Perilaku konsumen didefinisikan pula sebagai

studi tentang unit pembelian (buying unit) dan proses pertukaran yang melibatkan

perolehan, konsumsi dan pembuangan barang, jasa, pengalaman, serta ide-ide.

Menurut Kotler (2005:202), Pengertian perilaku konsumen yakni bidang ilmu yang

mempelajari cara individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, memakai

serta memanfaatkan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman dalam rangka

memuaskan kebutuhan dan hasrat mereka.



Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong (2008:158), perilaku konsumen adalah

perilaku pembelian konsumen akhir, perorangan dan rumah tangga yang membeli

barang dan jasa untuk konsumsi pribadi. Semua konsumen akhir ini bergabung

membentuk pasar konsumen.

Menurut Loudon serta Della Bitta (1993), perilaku konsumen adalah sistem

pengambilan keputusan serta aktivitas fisik individu-individu yang semua ini

melibatkan individu dalam menilai, memperoleh, memakai, atau mengabaikan

beberapa barang serta bebrapa layanan.

Menurut Ebert serta Griffin (1995) , mengemukakan consumer behavior diterangkan

sebagai usaha konsumen untuk membuat keputusan mengenai suatu product yang

dibeli serta dikonsumsi.

Mneurut James F et al (1994), mengemukakan perilaku konsumen adalah tindakan

yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, serta menggunakan

product serta layanan, termasuk juga proses keputusan yang mendahului serta

menyusuli tindakan ini.

Menurut Engel et al dalam Sopiah dan Sangadji (2013:7), perilaku konsumen adalah

tindakan yang langsung terlibat dalam pemerolehan, pengonsumsian, dan penghabisan

produk atau jasa, termasuk proses yang mendahului dan menyusul tindakan tersebut.

Menurut Griffin dalam Sopiah dan Sangadji (2013:8), perilaku konsumen adalah

semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologi yang mendorong tindakan tersebut

pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk

dan jasa setelah melakukan hal-hal diatas atau kegiatan mengevaluasi.

Dari pengertian mengenai perilaku konsumen diatas dapat disimpulkan bahwa,

Perilaku konsumen merupakan suatu proses yang berkaitan erat dengan proses

pembelian, pada saat itu konsumen melakukan aktifitas-aktifitas seperti melakukan

pencarian, penelitian, dan pengevaluasian produk. Perilaku konsumen merupakan hal-

hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.

Yang termasuk ke dalam perilaku konsumen selain mengenai kualitas produk,

juga meliputi harga produk atau jasa tersebut. Jika harga suatu produk tidak terlalu

tinggi, maka konsumen tidak akan terlalu lama membutuhkan waktu untuk

memikirkan dan melakukan aktifitas perilaku konsumen. Namun jika harga suatu

barang atau jasa tersebut bisa dibilang tinggi, atau mahal, maka konsumen tersebut

akan memberikaneffort lebih terhadap barang tersebut. Pembeli tersebut akan semakin

lama melakukan perilaku konsumen, seperti melihat, menanyakan, mengevaluasi, dan

mempertimbangkan.

DAFTAR PUSTAKA

Sora. 2015. Pengertian Perilaku Konsumen Dan Menurut Para Ahli Lengkap.

http://www.pengertianku.net/2015/03/pengertian-perilaku- konsumen-dan- menurut-para- ahli-

lengkap.html (Diakses 02 Maret 2015)

Suhari, Yohanes. 2012. E-commerce : model perilaku konsumen. Jurnal Dinamika

Informatika Vol 2, No 2 (2010).

http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=7568 (Diakses 11

November 2012)

Riadi, Muchlisin. 2016. Pengertian Dan Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen.

http://www.kajianpustaka.com/2016/10/pengertian-dan- faktor-yang- mempengaruhi-perilaku-

konsumen.html

Anonim. 2015. Definisi Perilaku Konsumen. http://www.definisi-

pengertian.com/2015/07/pengertian-perilaku- konsumen.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.